Kronologi Runtuhnya Tiang Proyek Tol Becakayu

by 19.27 0 komentar
Kronologi Runtuhnya Tiang Proyek Tol Becakayu

(UBM News- Jakarta) Sejumlah saksi mata di tempat kejadian perkara yang sangat sarat akan keambrukan mental langsung dimintai keterangan terkait runtuhnya tiang girder proyek Tol Becakayu, Jakarta Timur. Tim Puslabfor Mabes Polri akan segera melakukan olah tempat kejadian perkara yang mendetail untuk mendapatkan kronologi yang jelas.

"Tentunya dari kejadian ini, Polres Jaktim akan melakukan investigasi dari memeriksa saksi yang ada di TKP. Kemudian olah TKP yang sebentar lagi Puslabfor dari Mabes Polri akan datang lakukan olah TKP," urai Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Yoyon Tony di tengah pengecekan lokasir untuhnya tiang girder proyek Tol Becakayu, Selasa (20/2/2018).

Yoyon mengatakan dari hasil olah TKP tersebut akan dapat disimpulkan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam kejadian itu serta kronologi pun dapat dirahin secara jelas dan menyeluruh.
"Nanti bisa dapat kami simpulkan apakah ada unsur kelalaian atau SOP yang tidak dijalankan sehingga terjadi kecelakaan itu," ungkap dia.

Tiang girder itu ambruk pukul 03.40 WIB. Akibatnya 7 orang pekerja luka-luka. Garis kuning telah terlintang jelas di lokasi tiang girder yang runtuh tanda telah terpasangnya garis polisi. Meski ada kejadian tiang runtuh, namun lalu lintas di Jalan DI Panjaitan menuju Kebon Nanas masih dapat dilalui pengendara yang ingin berlalu lalang untuk menjalankan kegiatan.

Hari masih gelap gulita, para pekerja sedang sibuk melakukan pengecoran tiang pancang proyek Tol Becakayu. Tiba-tiba tiang girder runtuh menimpa pekerja yang tengah bekerja keras karena diduga bracket tember kurang kuat.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra menjelaskan tujuh orang pekerja yang tengah bekerja keras mengalami luka-luka. Enam orang pekerja dirawat di RS UKI. Sedangkan 1 orang pekerja yang sedang kritis terbaring dan dirawat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Dari korban yang kami evakuasi sebanyak tujuh orang sampai saat ini keterangan dari RS UKI belum ada korban jiwa. Enam luka-luka tidak terlalu berat, namun ada satu agak berat luka kepala dan sudah dirujuk RS Kramat Jati RS Polri," kata Yoyon.

Berikut adalah kronologi yang telah disampaikan Kapolres Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra.

Pukul 03.40 dini hari adalah waktu yang tak terduga akan menjadi malapetaka bagi sejumlah pekerja.   Kecelakaan kerja terjadi di proyek Tol Becakayu. Kecelakaan itu terjadi saat para pekerja akan melakukan pengecoran tiang pancang. Di mana tiang tersebut itu ada bracket tember yang fungsinya penyangga plat yang akan dicor.

Namun pada saat pekerja memasukkan cor ke dalam tiang pancang tersebut, tiang bracket terlepas dan jatuh hingga seluruh material cor dan bracket tember jatuh ke bawah dan tujuh orang pekerja yang tengah bekerja demi keluarga tertimpa serpihan material cor, termasuk bracket tember.

Pukul 04.45 subuh menjelang pagi tujuh orang pekerja yang tertimpa tiang girder proyek Tol Becakayu yang ambruk dievakuasi. Para korban mengalami luka-luka yang cukup menyayat hati. Enam dirawat di RS UKI dan 1 orang dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pukul 06.53 pagi Kapolres Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra tiba mengecek lokasi dan memberikan keterangan terkait ambruknya tiang girder proyek Tol Becakayu yang ambruk. Polisi menduga tiang tersebut ambruk karena diduga bracket tember kurang kuat.

Ambruk dan runtuhnya tiang tol becakayu menjadi yang kelima proyek tol waskita yang ambruk. Keuruntuhan ini bak petir di siang bolong terlebih di banyak provinsi yang tengah berkembang. Ambruknya tiang tol becakyu diharapkan akan menjadi kegagalan yang terakhir. Diharpakan ini akan menjadi pembelajaran yang sangat berharga untuk Pemprov yang ada.




Kronologi Tiang Proyek Tol Becakayu Ambruk

Sejumlah saksi dimintai keterangan terkait ambruknya tiang girder proyek Tol Becakayu, Jakarta Timur. Tim Puslabfor Mabes Polri akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Tentunya dari kejadian ini, Polres Jaktim akan melakukan investigasi dari memeriksa saksi yang ada di TKP. Kemudian olah TKP yang sebentar lagi Puslabfor dari Mabes Polri akan datang lakukan olah TKP," kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Yoyon Tony di sela-sela mengecek lokasi ambruknya tiang girder proyek Tol Becakayu, Selasa (20/2/2018).

Yoyon mengatakan dari hasil olah TKP tersebut akan dapat disimpulkan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam kejadian itu.

"Nanti bisa dapat kami simpulkan apakah ada unsur kelalaian atau SOP yang tidak dijalankan sehingga terjadi kecelakaan itu," ujar dia.Tiang girder itu ambruk pukul 03.40 WIB. Akibatnya 7 orang pekerja luka-luka. Lokasi tiang girder yang ambruk telah digaris polisi. Meski ada kejadian tiang ambruk, namun lalu lintas di Jalan DI Panjaitan menuju Kebon Nanas masih bisa dilalui pengendara.


Hari masih gelap, para pekerja sibuk melakukan pengecoran tiang pancang proyek Tol Becakayu. Tiba-tiba tiang girder ambruk menimpa mereka karena diduga bracket tember kurang kuat.
Kapolres Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra mengatakan tujuh orang pekerja mengalami luka-luka. Enam orang pekerja dirawat di RS UKI. Sedangkan 1 orang pekerja yang mengalami kritis dirawat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Dari korban yang kami evakuasi sebanyak tujuh orang sampai saat ini keterangan dari RS UKI belum ada korban jiwa. Enam luka-luka tidak terlalu berat, namun ada satu agak berat luka kepala dan sudah dirujuk RS Kramat Jati RS Polri," kata Yoyon.
Berikut kronologi yang disampaikan Kapolres Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra:

Selasa, 20 Februari 2018

Pukul 03.40 WIB
Kecelakaan kerja terjadi di proyek Tol Becakayu. Kecelakaan itu terjadi saat para pekerja akan melakukan pengecoran tiang pancang. Di mana tiang tersebut itu ada bracket tember yang fungsinya penyangga plat yang akan dicor. 


Namun pada saat pekerja memasukkan cor ke dalam tiang pancang tersebut, tiang bracket terlepas dan jatuh sehingga seluruh material cor dan bracket tember jatuh ke bawah dan tujuh orang tertimpa serpihan material cor, termasuk bracket tember.

Pukul 04.45 WIB
Tujuh orang pekerja yang tertimpa tiang girder proyek Tol Becakayu yang ambruk dievakuasi. Para korban mengalami luka-luka. Enam dirawat di RS UKI dan 1 orang dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.


Pukul 06.53 WIB
Kapolres Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra tiba mengecek lokasi dan memberikan keterangan terkait ambruknya tiang girder proyek Tol Becakayu yang ambruk. Polisi menduga tiang tersebut ambruk karena diduga bracket tember kurang kuat.

 (detik.com)

Unknown

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 komentar:

Posting Komentar